Langsung ke konten utama

Pelangi Kata di Langit Sekolah

 



===========================================

Judul:

Pelangi Kata di Langit Sekolah

Penulis: 
Nur Ahmad Akbar, Alisa Alim, Aliyah Ananda Idwar

Editor: 

Damar I Manakku, Mumayiz

Desain Sampul & Tata Letak: Damar I Manakku

Penerbit: Pakalawaki Penerbitan dan Percetakan

Cet. I, November 2024
viii + 130 hlm ; 14 x 21 cm


Kata Pengantar


Puisi adalah jendela jiwa yang mampu menangkap dan menyampaikan berbagai emosi, pemikiran, serta pengalaman hidup dengan indah dan mendalam. Dalam kumpulan puisi berjudul "Pelangi Kata di Langit Sekolah", kami mengajak pembaca untuk menyelami warna-warni kehidupan di lingkungan sekolah melalui lensa kata-kata yang penuh makna.

Sekolah bukan hanya tempat untuk belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga arena pembentukan karakter, tempat bertumbuhnya persahabatan, dan panggung pertama bagi setiap individu untuk mengeksplorasi diri. Melalui puisi-puisi dalam buku ini, kami berusaha menggambarkan berbagai aspek tersebut dengan kepekaan dan keindahan bahasa. Dari kegembiraan pagi yang cerah hingga tantangan yang dihadapi, setiap bait puisi mencerminkan momen-momen yang mungkin pernah atau sedang dialami oleh banyak orang.

Judul "Pelangi Kata di Langit Sekolah" dipilih sebagai simbol keberagaman emosi dan pengalaman yang diwarnai oleh berbagai warna pelangi. Setiap warna mewakili nuansa berbeda dalam kehidupan sekolah—keceriaan, harapan, cinta, perjuangan, dan haru. Pelangi sendiri adalah metafora yang sempurna untuk menggambarkan keindahan yang muncul setelah badai, mengingatkan kita bahwa setiap tantangan memiliki sisi positif yang dapat membawa kita pada pemahaman dan kebijaksanaan baru.

Kami berharap kumpulan puisi ini tidak hanya menjadi bacaan yang menyenangkan, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan refleksi bagi para pembacanya. Semoga setiap puisi dapat menyentuh hati, membuka pikiran, dan memperkaya jiwa. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terwujudnya karya ini, serta kepada para pembaca yang telah meluangkan waktu untuk menikmati setiap kata yang tertuang di halaman-halaman ini.

Selamat menikmati "Pelangi Kata di Langit Sekolah" dan semoga setiap pelangi kata membawa warna baru dalam kehidupan Anda.

Penulis

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konsep Dasar dan Tujuan Psikologi Pendidikan

  =================== Judul: Konsep Dasar dan Tujuan Psikologi Pendidikan Penulis: Dr. Salam, M.Pd. Tata Letak: Muh. Syakir Fadhli Desain Sampul: Shakiru Daichi Penerbit: Pakalawaki Penerbitan dan Percetakan Tahun Terbit: 2024 Dimensi Cetak: 15.5 x 23 cm ===================   Buku ini diniati sebagai bahan ajar mahasiswa yang merangkum beberapa materi perkuliahan Psikologi Pendidikan di perguruan tinggi dengan menawarkan Konsep Dasar dan Tujuan sebagai rujukan sumber belajar yang akan dicapai sebagai berikut. Pertama, Buku ini diampuh oleh dosen pengampuh Matakuliah Psikologi Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar,   Dr. Salam, M.Pd.        Kedua, Buku ini semula merupakan bahan perkuliahan psikologi pendidikan Jurusan Bahasa Indonesia. Buku ini   disusun dalam 8 bab sebagai bahan ajar   mahasiswa yang terdiri dari 8 materi ajar setiap babnya. Bab 1 membahas mengenai konsep dasar dan tujuan psikologi pendidi...

PILU RINDU

  J udul: PILU RINDU Penulis:  IRTA SAFITRI Editor:   Damar I Manakku Desain Sampul & Tata Letak:  Damar I Manakku Penerbit:  Pakalawaki Penerbitan dan Percetakan Cet. I, November 2024 viii + 130 hlm ; 14 x 21  cm ==================================== Aku hanya seorang penulis amatir yang menjadikan pena sebagai wadah menghibur diri. Ketika rasa bosan menghampiri, dan menonton drama Korea juga sudah teramat jenuh kulakukan, maka menulis menjadi solusi menghibur diri dari penatnya perang menjadi orang dewasa. Dewasa itu menyakitkan, makanya kita butuh cara untuk mengurangi rintihannya. Bagiku, menulis dapat sedikit meringankan beban yang bertengger terus menerus di pundak. Menulis menjadi teman di kala sepi, menjadi penghibur di kala lara, dan menjadi penghapus air mata di kala diri sedang menangis. Menulis menjadi senjata ketika aksara-aksara yang ada di pikiran ataupun yang ada di hati tak mampu lagi terucap oleh bibir. Karya ini kupersembahkan un...